Tuesday, March 15, 2016

Perbedaan Kurikulum 2013 Dengan KTSP

Perbedaan Kurikulum 2013 Dengan KTSP

Perbedaan Kurikulum 2013 Dengan KTSP - Kurikulum 2013 diluncurkan secara resmi pada tanggal 15 Juli 2013. Sedangkan implementasinya telah diterapkan pada tahun pelajaran 2013/2014 di sekolah-sekolah tertentu atau masih terbatas. Dulu dan sekarang, kita sudah mengenal dengan yang namanya KTSPatau Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan yang mulai diberlakukan sejak tahun ajaran 2007/2008. Kalau kita cermati bersama, perbedaan paling mendasar antara Kurikulum 2013 dengan KTSP. Dalam KTSP, kegiatan pengembangan silabus merupakan kewenangan satuan pendidikan, namun dalam Kurikulum 2013 kegiatan pengembangan silabus beralih menjadi kewenangan pemerintah, kecuali untuk mata pelajaran tertentu yang secara khusus dikembangkan di satuan pendidikan yang bersangkutan.  
Perbedaan Kurikulum 2013 Dengan KTSP
Namun dibalik perbedaan yang ada, sebenarnya juga terdapat kesamaan esensi antara Kurikulum 2013 dengan KTSP. Misalnya tentang pendekatan ilmiah (Scientific Approach) yang pada hakekatnya adalah pembelajaran berpusat pada siswa. Siswa mencari pengetahuan bukan menerima pengetahuan. Pendekatan ini mempunyai esensi yang sama dengan Pendekatan Keterampilan Proses (PKP).  Masalah pendekatan sebenarnya bukan masalah kurikulum, tetapi masalah implementasi yang tidak jalan di kelas. Bisa jadi pendekatan ilmiah yang diperkenalkan di Kurikulum 2013 akan bernasib sama dengan pendekatan-pendekatan kurikulum terdahulu bila guru tidak paham dan tidak bisa menerapkannya dalam pembelajaran di kelas.
Berikut ini adalah perbedaan antara Kurikulum 2013 dengan KTSP
No
Kurikulum 2013
KTSP
1SKL (Standar Kompetensi Lulusan) ditentukan terlebih dahulu, melalui Permendikbud No 54 Tahun 2013. Setelah itu baru ditentukan Standar Isi, yang bebentuk Kerangka Dasar Kurikulum, yang dituangkan dalam Permendikbud No 67, 68, 69, dan 70 Tahun 2013Standar Isi ditentukan terlebih dahulu melaui Permendiknas No 22 Tahun 2006. Setelah itu ditentukan SKL (Standar Kompetensi Lulusan) melalui Permendiknas No 23 Tahun 2006
2Aspek kompetensi lulusan ada keseimbangan soft skills dan hard skills yang meliputi aspek kompetensi sikap, keterampilan, dan pengetahuanlebih menekankan pada aspek pengetahuan
3di jenjang SD Tematik Terpadu untuk kelas I-VIdi jenjang SD Tematik Terpadu untuk kelas I-III
4Jumlah jam pelajaran per minggu lebih banyak dan jumlah mata pelajaran lebih sedikit dibanding KTSPJumlah jam pelajaran lebih sedikit dan jumlah mata pelajaran lebih banyak dibanding Kurikulum 2013
5Proses pembelajaran setiap tema di jenjang SD dan semua mata pelajaran di jenjang SMP/SMA/SMK dilakukan dengan pendekatan ilmiah (saintific approach), yaitu standar proses dalam pembelajaran terdiri dari Mengamati, Menanya, Mengolah, Menyajikan, Menyimpulkan, dan Mencipta.Standar proses dalam pembelajaran terdiri dari Eksplorasi, Elaborasi, dan Konfirmasi
6TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) bukan sebagai mata pelajaran, melainkan sebagai media pembelajaranTIK sebagai mata pelajaran
7Standar penilaian menggunakan penilaian otentik, yaitu mengukur semua kompetensi sikap, keterampilan, dan pengetahuan berdasarkan proses dan hasil.Penilaiannya lebih dominan pada aspek pengetahuan
8Pramuka menjadi ekstrakuler wajibPramuka bukan ekstrakurikuler wajib
9Pemintan (Penjurusan) mulai kelas X untuk jenjang SMA/MAPenjurusan mulai kelas XI
10BK lebih menekankan mengembangkan potensi siswaBK lebih pada menyelesaikan masalah siswa

Update Mei 2015 :

No
KTSP
Kurikulum 2013
1
Mata pelajaran tertentu mendukung kompetensi tertentuTiap mata pelajaran mendukung semua kompetensi (Sikap, Keteampilan, Pengetahuan)
2
Mata pelajaran dirancang berdiri sendiri dan memiliki kompetensi dasar sendiriMata pelajaran dirancang terkait satu dengan yang lain dan memiliki kompetensi  dasar yang diikat oleh kompetensi inti tiap kelas
3
Bahasa Indonesia sejajar dengan mapel lainBahasa Indonesia sebagai penghela mapel lain (sikap dan keterampilan berbahasa)
4
Tiap mata pelajaran diajarkan dengan pendekatan berbedaSemua mata pelajaran diajarkan dengan pendekatan yang sama (saintifik) melalui mengamati, menanya, mencoba, menalar…
5
Tiap jenis konten pembelajaran diajarkan terpisahBermacam jenis konten pembelajaran diajarkan terkait dan terpadu satu sama lainKonten ilmu pengetahuan diintegrasikan dan dijadikan penggerak konten pembelajaran lainnya
6
Tematik untuk kelas I-III (belum integratif)Tematik integratif untuk kelas I-III
7
TIK mata pelajaran sendiriTIK merupakan sarana pembelajaran, dipergunakan sebagai media pembelajaran mata pelajaran lain
8
Bahasa Indonesia sebagai pengetahuanBahasa Indonesia sebagai alat komunikasi dan carrier of knowledge
9
Untuk SMA ada penjurusan sejak kelas XITidak ada penjurusan SMA. Ada mata pelajaran wajib, peminatan, antar minat, dan pendalaman minat
10
SMA dan SMK tanpa kesamaan kompetensiSMA dan SMK memiliki mata pelajaran wajib yang sama terkait dasar-dasar pengetahuan, keterampilan dan sikap.
11
Penjurusan di SMK sangat detilPenjurusan di SMK tidak terlalu detil sampai bidang studi, didalamnya terdapat pengelompokkan peminatan dan pendalaman

Nah Bapak Ibu para pendidik, itulah Perbedaan Kurikulum 2013 Dengan KTSP yang bisa saya sampaikan dalam update kali ini. Semoga tulisan ini bisa menambah wawasan kita bersama.

Wednesday, March 9, 2016

beasiswa unggulan



Assalamulaikum wr..wb
Salam sejahtera buat kita semua, informasi berikut ini mengenai beasiswa full dari kemendikbud yang ingin melanjutkan Pendidikan S1, S2 dan S3 sekalipun.

Tahun ini, pendaftaran Beasiswa Unggulan telah dibuka di sepanjang tahun 2016, dan anda sudah dapat mengajukan aplikasi dari sekarang. Hasil seleksi akan disampaikan secara periodik. Artinya, siapa yang lebih awal mendaftar, akan berkesempatan mendapatkan beasiswa terlebih dahulu.
Seperti yang telah dijelaskan di atas, beasiswa ini terbuka bagi lulusan SMA/sederajat yang ingin melanjukan studi S1, atau warga negara Indonesia yang mempunyai prestasi dan berminat untuk meneruskan pendidikannya hingga jenjang S2 atau S3. Selain itu, Beasiswa Unggulan juga dibuka bagi mahasiswa yang sedang menjalani studi di jenjang tersebut (on-going).
Periode pemberian beasiswa untuk S1 berlangsung selama 48 bulan, untuk S2 selama 18 s/d 24 bulan, dan S3 selama 36 bulan.
Beasiswa Unggulan terbagi menjadi 11 jenis, yatu:
a. Beasiswa Unggulan Program Sarjana, yaitu beasiswa yang diperuntukkan untuk lulusan berprestasi dari Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Madrasah Aliyah (MA) guna mengikuti proses pendidikan program Sarjana/sederajat di perguruan tinggi manapun (dalam negeri atau luar negeri).

b. Beasiswa Unggulan Program Magister diperuntukkan untuk lulusan Sarjana (S1)/sederajat yang memenuhi persyaratan tertentu untuk melanjutkan pendidikan di tingkat Magister pada bidang studi dan konsentrasi yang berlaku di lingkungan KEMDIKNAS. Bagi aktivis
mahasiswa bila memenuhi kriteria yang dipersyaratkan dapat menggunakan jalur ini untuk melanjutkan ke jenjang S2.

c. Beasiswa Unggulan Program Doktor diperuntukkan untuk lulusan Magister (S2)/sederajat yang memenuhi persyaratan tertentu untuk melanjutkan pendidikan di tingkat Doktor pada bidang studi dan konsentrasi yang berlaku di lingkungan KEMDIKNAS.
d. Beasiswa Tunjangan Kreatifitas diperuntukkan untuk peserta didik pemenang kejuaraan tingkat internasional dalam berbagai bidang (vokasi, olahraga, seni dan sains).
e. Beasiswa Mahasiswa Asing (Palestina, dll) merupakan program khusus untuk mahasiswa asing yang diutamakan dari negara Palestina, dll. Program ini digunakan untuk menstimulus program studi yang menyelenggarakan gelar ganda dan kembaran.

f. Beasiswa untuk Studi Lanjut bagi Olahragawan Berprestasi Tingkat Nasional dan Internasional serta Pemenang Olimpiade Sains, Seni dan IPTEK.

g. Beasiswa Ulung merupakan program khusus untuk akselerasi penyelenggaran Fasttrack Program di dalam dan luar negeri dalam jenjang S1 hingga S3.
h. Beasiswa Kemitraan dengan pihak industri terkait yang peduli di dunia pendidikan seperti BU-CIMB Niaga, BU-BRI (Beasiswa Nusantara), dll.
i. Beasiswa Unggulan untuk Peneliti, Penulis, Pencipta, Seniman, Wartawan, Olah Ragawan dan Tokoh (P3SWOT) yang diberikan berdasarkan profesi pelamar dan tidak memperhatikan jenjang pendidikan.
j. Beasiswa Kemitraan Alumni digunakan untuk pembinaan alumni program Beasiswa Unggulan jenjang pendidikan Sarjana (S1)/sederajat, Magister (S2) dan Doktor (S3).
k. Beasiswa Bidang Kajian Khusus seperti Akuntasi Pemerintahan merupakan program khusus untuk bidang kajian akuntasi pemerintah. Hal ini diperlukan untuk mendukung terciptanya pemerintah yang akuntabel (Good Governance). Bidang Energi terbarukan diperuntukan untuk mendukung ketersediaan sumber daya manusia yang memahami energI terbarukan di Indonesia, dan bidang kajian Gametech diperuntukan untuk penyediaan sumber daya manusia yang menguasai teknologi khususnya mengarah ke Edutaiment.

Komponen pembiayaan Beasiswa Unggulan meliputi:

1. Biaya hidup saat menjalani masa studi S1/S2/S3
2. Biaya pendidikan sebagian atau seluruhnya pada saat mengikuti program pendidikan S1/S2/S3
3. Biaya buku
4. Biaya penelitian
5. Biaya publikasi ilmiah
6. Tunjangan prestasi yang diberikan bagi peserta yang lolos seleksi dan diterima berdasarkan kreatifitas yang dicapai
7. Bantuan beasiswa bagi peneliti, penulis, pencipta, seniman, wartawan, olahragawan, dan tokoh ang disalurkan melalui P3SWOT
8. Biaya transportasi/tiket pesawat bagi peserta yang melakukan kegiatan ke atau dari luar negeri
9. Biaya asuransi kesehatan
10. Biaya kedatangan dan kepulangan bagi peserta beasiswa yang mengikuti program orientasi dan pembekalan
11. Biaya tunjangan awal dan akhir penerimaan beasiswa
12. Biaya matrikulasi yang diberikan apabila peserta beasiswa diwajibkan mengikuti kuliah matrikulasi pada program pendidikan yang diikuti
13. Biaya operasional dan lainnya (untuk berlangganan internet, sewa komputer, dan sebagainya)
Note: Cakupan pendanaan tersebut juga disesuaikan dengan program beasiswa yang diikuti.

Putra/putri terbaik yang menjadi sasaran penerima Beasiswa Unggulan antara lain:

1. Lulusan terbaik dari SMA/SMK/MA, Pondok Pesantren, Perguruan Tinggi yang diusulkan dan direkomendasikan oleh Lembaga Pendidikan, Pemerintah Pusat atau Daerah (Propinsi dan Kabupaten/Kota), Masyarakat (Asosiasi Profesi/LSM) dan Industri
2. Pemenang Lomba IPTEK/Lomba Karya Ilmiah Remaja tingkat Nasional dan Internasional
3. Pemenang Lomba LKS (Lomba Kompetensi Siswa) tingkat Nasional dan Internasional
4. Pemenang Lomba Olimpiade Regional/Nasional/Internasional
5. Juara Lomba tingkat Regional/Nasional/Internasional dalam bidang Sains/Teknologi/Seni Budaya/Bahasa/Olahraga
6. Aktivis Mahasiswa yaitu pengurus organisasi kemahasiswaan, antara lain UKM, BEM, Senat, Himpunan Mahasiswa, dan lain-lain
7. Guru berprestasi dari berbagai bidang
8. Pegawai/karyawan yang berprestasi dan mendapatkan persetujuan dan diusulkan oleh atasannya
9. Perorangan berprestasi yang diusulkan dan disetujui oleh lembaganya
10. Penulis, Pencipta, Peneliti, Seniman, Olahragawan, dan Tokoh (P3SWOT) berprestasi
11. Bukan dosen (untuk reguler S1, S2, dan
S3)
Beasiswa Unggulan dapat digunakan untuk menyelesaikan studi dalam berbagai bidang kajian/studi (semua jurusan). Namun terdapat prioritas bidang kajian yang termasuk dalam pengembangan program Beasiswa Unggulan yang terdiri dari:
– Ekonomi dan Keuangan Fokus Pengentasan Kemiskinan;
– Perubahan Iklim, Lingkungan dan Keanekaragaman Hayati;
– Energi Baru dan Terbarukan, Sumber Daya Alam;
– Ketahanan dan Keamanan Pangan;
– Kesehatan, Penyakit Tropis, Gizi dan Obat-Obatan;
– Pengelolaan dan Mitigasi Bencana;
– Integrasi Nasional dan Harmonisasi Sosial;
– Otonomi Daerah dan Desentralisasi;
– Seni dan Budaya/ Industri kreatif (Culture Technology);
– Infrastuktur, Transportasi dan Teknologi Pertahanan (Satelit);
– Teknologi Informasi dan Komunikasi;
– Pembangunan Manusia dan Daya Saing Bangsa;
– Maritim, Teknologi Maritim;
– Nano Teknologi.

Persyaratan dan Dokumen yang dibutuhkan (untuk program Reguler S1 S2, dan S3):

Persyaratan ini bisa diajukan untuk mendaftar BU Dalam Negeri dan Luar Negeri. BU Dalam Negeri merupakan beasiswa yang diberikan kepada putra/putri terbaik bangsa baik perorangan/usulan dengan program studi minimal akreditasi B untuk melanjutkan studi di jenjang S1, S2, dan S3. BU Luar Negeri meliputi beasiswa bagi pendaftar perorangan/melalui perguruan tinggi/instansi lain dengan proses pembelajaran yang dilaksanakan pada perguruan tinggi luar negeri, baik untuk Full Degree atau lainnya dengan prioritas program double/joint degree.
1. Syarat Umum
a. Mengisi formulir pendaftaran BU yang terdapat pada link berikut:www.beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id.
b. Melampirkan berkas dokumen berikut:
– Surat Rekomendasi dari perguruan tinggi atau dosen (Professor/Doktor dari perguruan tinggi) yang dituju. Isi menyetujui pelamar untuk mengajukan permohonan beasiswa dan jaminan yang bersangkutan dapat menyelesaikan studinya tepat waktu
– Surat Permohonan Beasiswa Unggulan ditujukan kepada Kepala Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri KEMDIKNAS, Sekretariat Jenderal, Kemdikbud
– Ijazah dan Transkrip Nilai dari jenjang studi terakhir
– Sertifikat kejuaraan/prestasi yang dimiliki (jika ada)
– Proposal kegiatan (berisi rencana studi/skripsi/thesis/disertasi, perencanaan waktu studi, rencana biaya, dll)
– Biodata (Curriculum Vitae) disertai foto profil bebas santai ukuran 4×6 cm dalam bentuk file
– Kartu Keluarga
– KTP Pelamar (untuk pelamar S2 dan S3) atau KTP orang tua/wali (untuk pelamar S1)
– TOEFL/sejenisnya yang masih berlaku
Seluruh berkas dokumen di atas dapat anda scan atau sediakan file softcopynya dan lampirkan bersama dengan pendaftaran online melalui link di atas.
c. Menyertakan copy/scan buku rekening/tabungan perbankan nasional (bagi peserta yang berhasil diterima BU)

2. Syarat Khusus
a. Usia saat melamar:
– S1 maksimal 21 tahun
– S2 maksimal 35 tahun
– S3 maksimal 40 tahun
b. Lulus seleksi di perguruan tinggi dengan melampirkan sertifikat dan/atau surat penerimaan dari perguruan tinggi yang dituju
c. Untuk pelamar S1:
– Mempunyai IPK pada semester 1 minimal 3,00 dan diberikan maksimal selama 6 semester (bagi pelamar yang sudah terdaftar di perguruan tinggi)
– Pelamar yang mempunyai sertifikat kejuaraan wajib mempunyai IPK minimal 3,00 selama masa studi di perguruan tinggi
– TOEFL minimal 450
d. Untuk pelamar S2 dan S3:
– Mempunyai IPK terakhir minimal 3.00 (untuk S2) atau minimal 3.25 (untuk S3) dari skala 4.00
– Pelamar yang mempunyai sertifikat kejuaraan wajib mempunyai IPK minimal 3,00 selama masa studi di perguruan tinggi
– TOEFL minimal 500 (Institusional) atau 475 (Internasional) atau IELTS minimal 5.5
– Hasil Tes Potensi Akademik (TPA) minimal 450 atau sederajat dan diakui oleh perguruan tinggi yang dituju
e. Atau mempunyai sertifikat kejuaraan/prestasi pada tingkat perguruan tinggi, atau prestasi lain minimal pada tingkat kabupaten/kota dalam 5 tahun terakhirf. Mahir berbahasa Indonesia melalui Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI)

Tata Cara Pendaftaran:

Pelamar bisa mengajukan permohonan sendiri secara online melalui laman Beasiswa Unggulan pada link: www.beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id. Atau mendaftar melalui perguruan tinggi/universitas dengan menyertakan berkas yang diminta. Lihat gambar:
Pendaftaran online secara mandiri:
pendaftaran beasiswa unggulan penuh s1 s2 s3
Pendaftaran dari PTN/S:
pendaftaran beasiswa unggulan s1 s2 s3 melalui universitas
Selain via online, pendaftaran juga dapat dilakukan secara manual. Para pendaftar manual wajib memenuhi persyaratan tersebut di atas sesuai jenjang pendidikan yang
dipilih, kewajiban berikutnya tetap mengisi pendafataran online untuk kebutuhan
data base Sekretariat Beasiswa Unggulan. Pendaftar manual dapat mengirimkan salinan resmi dari berkas yang dibutuhkan di atas pada alamat berikut:

Sekretariat Program Beasiswa Unggulan
Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri
Sekretariat Jenderal Kementerian Pendidikan Nasional
Gedung C Lantai 6, Jl. Jenderal Sudirman
Senayan-Jakarta, 10270
Telp.: 021-5711144 ext. 2616
Fax: 021-5739290

Untuk mengajukan pertanyaan terkait Beasiswa Unggulan, anda dapat menyampaikan melalui telp: 021-5711144 ext. 2616, 021-36785148 atau email bu.bpkln@gmail.com.
Demikian informasi ini semoga bermanfaat. Bagikan informasi ini kepada rekan-rekan yang lain agar banyak yang tahu dan lebih bermanfaat.

Wednesday, February 24, 2016

Kerajaan lamuri

Lamuri; Situs Sejarah Aceh yang Terserak

Nisan Maulana Qadhi Sadrul Islam Isma'il [1]
Nisan Maulana Qadhi Sadrul Islam Isma’il [1]
KEBERADAAN situs warisan budaya masa lalu sebagai bukti kejayaan suatu peradaban, terkait erat dengan berbagai macam peninggalannya. Baik itu berupa nisan, mata uang, bangunan, dan segala jenis artefak lainnya. Kerajaan Lamuri yang terletak di desa Lamreh (Aceh Besar) yang diduga sebagai cikal bakal Kerajaan Aceh Darussalam (1496-1903 M), masih menyimpan banyak bukti peninggalan sejarah Aceh masa silam yang belum tersingkap dengan jelas. Apalagi situs sejarah yang berada di area seluas 300 hektar itu masih berserakan dan tidak mendapatkan perhatian yang khusus dari pemerintah daerah untuk dijadikan sebagai cagar budaya. Dalam jurnal Suwedi Montana, disebutkan bahwa kerajaan ini memiliki beberapa nama. Antara lain: Ramni (Abu Zaid Hasan, 916, dan berbagai penulis Arab dari abad ke Sepuluh) Lambri (Marco Polo, 1292) , Lamori (Odorico dari Pordenone, 1323) Lamuri (Prapanca, Nagarakertagama, 1365), Lam-po-li (Ma Huan, Ying-yai Sheng-lan, 1416) dan Lambry (Tome Pires, Suma Oriental, 1512). [Suwedi Montana, 1997: 85]
Lokasinya strategis, ramai disinggahi oleh para pelancong dan menjadi tempat bagi kapal-kapal dagang untuk berlabuh. [McKinnon, 1988: 103]
Tahun berdirinya kerajaan Lamuri masih simpang-siur. Namun, dalam beberapa catatan masa silam terungkap bahwa letaknya di jalur selat Malaka menjadikan Lamuri persinggahan dan juga incaran bagi bangsa asing. Dalam prasasti Tanjore (Thanjavur) yang terletak di negara bagian Tamil Nadu (India), tertulis bahwa pada tahun 1025 Masehi, raja dari Dinasti Chola (300 SM-1279 M) yang masa itu berkuasa, yakni Rajendra Chola I (1012-1044 M), melalui armadanya menyerbu sebuah wilayah yang diidentifikasikan sebagai “Ilamuridesam” di pulau Sumatera. [Ibid: 105]
Nisan Maulana Qadhi Sadrul Islam Isma'il [2]
Nisan Maulana Qadhi Sadrul Islam Isma’il [2]
Beberapa catatan lainnya, mengungkapkan bahwa kerajaan Lamuri berdiri secara independen dengan sektor perdagangan sebagai penggerak aktivitas ekonominya yang dominan. Namun demikian, Lamuri juga pernah diklaim menjadi bagian dari Kerajaan Sriwijaya (650-1377 M). Bahkan dalam Negarakertagama karangan Prapanca, Lamuri dimasukkan dalam wilayah Kerajaan Majapahit (1293-1527 M). Kejelasan tentang klaim beberapa kerajaan terhadap Lamuri – yang juga merupakan sebuah kerajaan – sebagai bagian dari wilayahnya, memang perlu dilakukan penelitian lebih mendalam. Sebab dalam tempo berikutnya, Lamuri ikut berperan penting sebagai cikal bakal terbentuknya Kerajaan Aceh Darussalam (1496-1903 M). [Kompas, 3/1/2013]
Banyak persepsi yang beredar mengenai agama resmi kerajaan Lamuri. Baik dari kalangan sejarawan maupun arkeolog, ada yang menyebutkan Hindu dan ada pula Islam disebutkan sebagai agama yang dianut oleh mayoritas penduduk kerajaan Lamuri. Termasuk para penguasa yang bertahta. Sejarah masuknya Islam ke nusantara – dengan kerajaan Samudera Pasai sebagai kerajaan Islam pertama – mesti didiskusikan kembali. Sebab bukti menunjukkan bahwa Islam telah hadir di kerajaan Lamuri jauh sebelum eksisnya kerajaan Samudera Pasai. [Suprayitno, 2011: 126] Dalam suatu diskusi ilmiah, arkeolog Edwards McKinnon menyebutkan bahwa Tsunami di masa lampau telah menghilangkan banyak bukti peradaban Kerajaan Lamuri. Di masa itu, banyak penduduk bermukim di dekat area pantai. Sehingga, ketika Tsunami datang menerjang, wilayah pemukiman yang dihuni oleh penduduk ikut terbawa oleh arus gelombang Tsunami. Tetapi, beberapa bukti yang menunjukkan keberadaan pemukiman penduduk itu masih dapat ditemukan hingga kini. Baik itu berupa pecahan keramik, kaca, dan tulang pemakaman. [Tribunnews, 22/8/2014]
ARTEFAK BERSERAKAN
Walau diidentifikasikan sebagai Kerajaan tertua di Aceh dan juga memiliki andil dalam terbentuknya Kerajaan Aceh Darussalam sebagai kekuatan Islam terbesar ke-5, yang berjaya di bawah pimpinan Sultan Iskandar Muda (1607-1636 M), situs sejarah Kerajaan Lamuri masih tak terawat dan artefaknya berserakan di mana-mana. Tak ada tanda-tanda bahwa area seluas 300 hektar bekas teritori Kerajaan Lamuri itu merupakan sebuah cagar budaya yang dilestarikan keberadaannya.
Lokasi Desa Lamreh. Pusat Kerajaan Lamuri
Lokasi Desa Lamreh. Pusat Kerajaan Lamuri
Perhatian pemerintah daerah terhadap lokasi yang terletak di desa Lamreh itu baru terlihat serius setelah sorotan media yang merilis berita tentang wacana pembangunan lapangan golf di area tersebut. Sebagai upaya penyelamatan, beberapa LSM mengadvokasi keberadaan situs Lamuri agar pembangunan lapangan golf di wilayah bekas Kerajaan Lamuri segera dihentikan. Dan pada akhirnya, pembangunan lapangan golf memang dibatalkan. Tentu saja ini sangat berdampak positif bagi keberadaan banyak artefak sejarah Aceh yang belum terungkap di desa Lamreh tersebut.
McKinnon dan Othman Yatim saat berada di lokasi Kerajaan Lamuri
McKinnon dan Othman Yatim saat berada di lokasi Kerajaan Lamuri
Sebagai bentuk dukungan agar lokasi eks Kerajaan Lamuri tidak dialihkan ke hal-hal yang berpotensi merusak warisan budaya yang tersisa, 2 orang arkeolog terkenal datang mengunjunginya. Kedua orang yang dimaksud adalah E. Edwards McKinnon (Inggris) dan Othman Yatim (Malaysia). Ini menunjukkan bahwa di lokasi itu banyak menyimpan benda-benda bersejarah. Terutama yang terkait dengan identitas dan jati diri masyarakat Aceh untuk menelusuri sejarahnya. Kehadiran kedua akademisi ini menandakan bahwa ada konsekuensi serius terhadap sejarah, bilamana lokasi bekas Kerajaan Lamuri telah beralih fungsi.
Kini, setelah sekian lama lokasi Kerajaan Lamuri berhasil diselamatkan dari wacana pembangunan lapangan golf, kondisi artefak-artefak masih berserakan. Tidak banyak yang berubah. Di mana-mana terlihat semak menutupi bagian-bagian nisan yang tersisa dari peradaban Kerajaan Lamuri. Beberapa cendikiawan telah menyarankan agar pemerintah provinsi melalui dinas yang terkait agar menetapkannya sebagai cagar budaya dan dilastarikan keberadaannya. Namun, lokasi bekas Kerajaan Lamuri masih seperti sedia kala. Terasing di negeri sendiri. Beginikah cara orang Aceh menghargai sejarah? Hanya waktu yang mampu mengungkap semua jawaban. Semoga!
GALERI FOTO
[2]
[1]
[3]
[2]
Arjuna Zubir
REFERENSI
  • McKinnon, E. Edwards. “Beyond Serandib: A Note on Lambri at the Northern Tip of Aceh”, Jurnal vol. 46 (Oktober 1988) | PDF
  • Montana, Suwedi. “Nouvelles Donnees Sur Les Royaumes de Lamuri et Barat”, Artikel vol. 53 (1997) | PDF
  • Suprayitno. “Evidence of the Beginning of Islam in Sumatera: Study on the Acehnese Tombstone”, Jurnal (2011) | PDF
  • Repelita Wahyu Oetomo. “Lamuri Telah Islam Sebelum Pasai”, Artikel, 18 Juni 2008 | Lihat
  • Kompas.com, “Situs Lamuri Nyaris Musnah”, 3 Januari 2013 | Lihat
  • Jambi.tribunnews.com, “Puing Kerajaan Lamuri di Aceh Hilang Kena Tsunami”, 22 Agustus 2014 | Lihat
  • Aceh.tribunnews.com, “Lima Ahli Petakan Situs Lamuri”, 28 September 2014 | Lihat

Tuesday, January 19, 2016

Kerajaan Majapahit


Kerajaan Majapahit merupakan salah satu kerajaan Hindu di Jawa Timur yang didirikan oleh Raden Wijaya (1293 M). Kerajaan kuno di Indonesia ini berdiri pada tahun 1293-1500 Masehi. Kerajaan Hindu terakhir di Semenanjung Malaya ini dianggap sebagai salah satu negara tersbesar sepanjang sejarah Indonesia. Dimana wilayah kekuasaannya meliputi, Sumatera, Bali, Borneo, dan Filipina.Berdirinya Kerajaan Majapahit

Asal mula berdirinya Kerajaan Majapahit yakni adanya serangan dari Jayakatwang (Adipati Kediri) yang berhasil membunuh Kertanegara (penguasa Kerajaan Singasari terakhir) akibat menolak pembayaran upeti. Kemudian Raden Wijaya (menantu Kertanegara) berhasil melarikan diri ke Madura untuk meminta perlindungan kepada Aryawiraraja. Raden Wijaya diberikan hutan Tarik oleh Aryawiraraja sebagai daerah kekuasaanya kemudian dijadikan desa baru yang diberi nama “Majapahit”.

Sejarah Kerajaan Majapahit

Majapahit endiri berasal dari kata “buah maja” dan “rasa pahit”. Kemudian terdapat pasukan Mongolia pimpinan Shih-Pi, Ike-Mise, dan Kau Hsing tiba di Jawa dengan tujuan menghukum Kertanegara akibat Kertanegara menolak membayar upeti kepada penguasa Mongolia. Situasi ini dimanfaatkan oleh Raden Wijaya untuk bekerjasama dengan tentara Mongolia menyerang Jayakatwang. Kemudian pihak Mongolia menang atas terbunuhnya Jayakatwang. Ketika tentara

Mongolia sedang berpesta merayakan kemenangannya, Raden Wijaya memanfaatkan untuk menyerang tentara Mongolia. Pada akhirnya, Raden Wijaya berhasil mengusir tentara Mongolia dari Jawa dan Raden Wijaya naik tahta dan bergelar Sri Kertajasa Jayawardhana pada tahun 1293.
Kejayaan Kerajaan Majapahit

Kerajaan Majapahit mencapai puncak keemasannya berada dibawah kekuasaan Hayam Wuruk (1350-1389 M). Berdasarkan isi Kitab Negerakertagama, wilayah kekuasaan Majapahit pada masa itu hampir sama luasnya dengan wilayah Indonesia yang sekarang, bahkan pengaruh kerajaan Majapahit sampai ke negara-negara tetangga. Namun, terdapat satu daerah yang tidak tunduk pada kekuasaan Majapahit, yakni Kerajaan Sunda dengan penguasa Sri baduga Maharaja. Ketika Hayam Wuruk ingin menjadikan Diah Pitaloka (Putri Sri baduga Maharaja) sebagai permaisuri, Gajah Mada tidak menyetujuinya. Gajah Mada menginginkan putri Sri baduga Maharaja dipersembahkan kepada Majapahit sebagai upeti. Terjadilah salah paham yang melahirkan peperangan yang pada akhirnya Sri Baduga gugur dan putri Sunda bunuh diri.

Keruntuhan Kerajaan Majapahit

Runtuhnya Kerajaan Majapahit akibat terjadi perang saudara antara Wirabhumi melawan Wikramawardhana pada tahun tahun 1405-1406 M. Selain itu, adanya pergantian raja yang menjadi perdebatan pada tahun 1450-an dan terjadi pemberontakan besar-besaran pada tahun1468 M oleh seorang bangsawan. Kerajaan Majapahit mengalami kemunduran pada akhir abad ke-14 dan awal abad ke-15.

Raja-raja Majapahit

  1. Kertajasa Jawardhana atau Raden Wijaya (1293 – 1309)
  2. Raja Jayanegara (1309-1328)
  3. Tribuwana Tunggadewi (1328 – 1350)
  4. Hayam Wuruk (1350-1389)
  5. Wikramawardhana (1389-1429)
  6. Suhita
  7. Kertawijaya
  8. Rajasa Wardhana
  9. Purwawisesa
  10. Brawijaya V
Sekian uraian tentang Sejarah Kerajaan Majapahit dari awal berdirinya hingga keruntuhannya, semoga bermanfaat.
Home » Kerajaan » Majapahit » Masa Awal, Masa Kejayaan, dan Masa Keruntuhan Kerajaan Majapahit Masa Awal, Masa Kejayaan, dan Masa Keruntuhan Kerajaan Majapahit Administrator Add Comment Kerajaan, Majapahit Minggu, 17 Mei 2015 Kerajaan Majapahit adalah salah satu kerajaan besar di nusantara. Daerah kekuasaannya bahkan melebihi wilayah Republik Indonesia sekarang. Berbagai tulisan pun telah dibuat untuk mengabadikan keagungan kerajaan Hindu-Budha yang satu ini. Namun dari beberapa tulisan yang ada, nampaknya belum ada yang membahas secara lengkap mulai dari masa berdirinya, masa kejayaan, hingga masa keruntuhan kerajaan yang terkenal dengan Mahapatih Gajahmadanya ini. Oleh karena itu, simaklah sejarah Kerajaan Majapahit mulai dari masa awal, masa kejayaan, hingga masa keruntuhan berikut. Masa Berdirinya Majapahit Berdirinya Kerajaan Majapahit terkait sangat erat dengan keruntuhan kerajaan Singasari yang sudah ada lebih dulu. Konon, dikisahkan bahwa Singasari yang pada saat itu merupakan kerajaan terkuat di Kepulauan Indonesia telah menarik perhatian Kubilai Khan, seorang Raja Kerajaan China dari Dinasti Yuan. Kubilai Khan memerintahkan seorang utusan untuk meminta upeti pada Raja Kertanegara, Raja dari Kerajaan Singasari. Masa Awal, Masa Kejayaan, dan Masa Keruntuhan Kerajaan Majapahit Karena merasa raja yang berdaulat, Kertanegara kemudian sangat murka. Ia memotong dan merusak wajah si utusan China tersebut untuk mempermalukan Kubilai Khan. Nah, sepulangnya sang utusan, Kubilai Khan kemudian marah besar. Ia lalu memberangkatkan ekspedisi besar untuk menyerbu Singasari pada tahun 1293. Sesampainya di tanah Jawa, Kubilai Khan dan bala tentaranya tertohok, karena rupanya Kertajaya telah dibunuh oleh Jayakatwang, adipati Kediri. Jayakatwang kemudian berkuasa atas Singasari. Anak menantu dari Kertanegara, Raden Wijaya kemudian dibiarkan hidup atas saran Aria Wiraraja. Raden Wijaya diungsikan ke sebuah hutan di daerah Trowulan. Di sana Raden Wijaya membangun perkampungan kecil yang dinamainya Majapahit. Nama tersebut berasal dari singkatan Maja yang berarti Buah Maja dan Pahit yang berarti berasa pahit. Buah maja memang banyak ditemukan di hutan yang dibuka oleh Raden Wijaya. Setelah Raden Wijaya berhasil membuka hutan, ia kemudian memanfaatkan bala tentara Kubilai Khan untuk membalaskan dendamnya. Ia memprofokasi tentara China itu untuk menumpas Jayakatwang, sehingga kerajaan Singasari tak lagi berdaulat. Setelah Jayakatwang berhasil ditumpas, tentara Mongol Kubilai Khan kemudian diserang balik oleh Raden Wijaya. Mereka tunggang langgang kabur karena tak menduga jika Raden Wijaya ternyata bersiasat lain. Raden Wijaya kemudian dinobatkan menjadi Raja Pertama Kerajaan Majapahit pada tanggal 10 November 1293 dengan gelar Kertarajasa Jayawardhana. Sejak saat itulah kemudian Majapahit tumbuh dan besar, meski pemberontakan dari orang-orang kepercayaan Raden Wijaya terus berlangsung. Kejayaan Majapahit Raja kerajaan Majapahit terus berganti, hingga akhirnya Hayam Wuruk -cicit dari Raden Wijaya- yang masih berusia 16 tahun diserahi kekuasan atas kerajaan besar ini pada tahun 1350. Meski masih berusia belia, Hayam Wuruk pada akhirnya mampu membawa Majapahit mencapai puncak kejayaan. Dibantu oleh Mahapatih Gajah Mada, ia mampu menaklukan beberapa kerajaan di sekitar nusantara. Perkembangan kian pesat, hingga taji Majapahit juga pernah menembus daerah-daerah di sekitar Asia Tenggara, termasuk Thailand, Singapura, dan Malaysia. Jatuhnya Majapahit Sepeninggal Mahapatih Gajah Mada dan Hayam Wuruk, kerajaan Majapahit secara berangsur-angsur mengalami kemunduran. Kemunduran terjadi selain karena adanya perebutan kekuasaan, juga karena gempuran dari kerajaan-kerajaan Islam yang mulai bermunculan kala itu. Adapun keruntuhan kerajaan Majapahit kemudian terjadi pada masa kepemimpinan Patih Udara yaitu pada tahun 1518. Nah, itulah sejarah perjalanan kerajaan Majapahit mulai dari latar belakang pendirian, masa kejayaan, hingga masa jatuhnya. Semoga bisa menjadi referensi bagi Anda semua. Dan jika ada hal yang ingin ditanyakan, silakan gunakan kolom komentar di bawah ini.

Sumber: http://kisahasalusul.blogspot.com/2015/05/masa-awal-masa-kejayaan-dan-masa.html
Disalin dari Blog Kisah Asal Usul.

Ilmu Sejarah

1. Pengertian SejarahIstilah Sejarah berasal dari bahasa Arab yaitu Syajaratun yang berarti Pohon. Penggunaan kata tersebut dalam konteks masa lalu mengacu pada pohon silsilah. Dalam hal ini arti sejarah itu hanya mengacu pada masalah asal usul atau keturunan seseorang. Kata Sejarah yang lebih dekat dengan pengertian, terkandung dalam bahasa Yunani yaitu Historia yang berarti Ilmu atau Orang pandai. Sedangkan dalam bahasa Inggris, History yaitu masa lampau umat manusia dan dalam bahasa Jerman, Geschichte yaitu sesuatu yang telah terjadi.Beberapa definisi sejarah menurut para ahli :(1)      Menurut "Bapak Sejarah" Herodotus, Sejarah ialah satu kajian untuk menceritakan suatu perputaran jatuh bangunnya seseorang tokoh, masyarakat dan peradaban.(2)      Ibnu Khaldun, mendefinisikan sejarah sebagai catatatan umat manusia atau peradapan dunia dan tentang perubahan-perubahan yang terjadi pada watak masyarakat itu.(3)      Aristoteles, menyatakan bahwa sejarah adalah suatu system yang meneliti suatu kejadian dalam bentuk kronologi dan semua pristiwa masa lalu mempunyai catatan dan bukti-bukti yang kuat.(4)      JV. Briche, sejarah adalah: “It is the record of what man has thought, said and done“.(5)      Patrick Gardiner, mengatakan : “History is the study of what human beings have done“.(6)      Taufik Abdullah, mendefinisikan sejarah adalah kejadian masa lampau dan cerita tentang kejadian itu.(7)      Moh. Yamin, mengatakan bahwa: sejarah adalah suatu ilmu pengetahuan yang disusun atas hasil penyelidikan beberapa peristiwayang dapat dibuktikan dengan kenyataan.(8)      Koentowidjojo: Sejarah adalah rekonstruksi masa lalu tentang apa yang dipikirkan, dikatakan, dikerjakan, dirasakan dan dialami manusia.(9)      Sartono Kartidirdjo: Sejarah adalah berbagai bentuk penggambaran tentang pengalaman kolektif di masa lampau.(10)  Mohammad Ali: Sejarah adalah berbagai bentuk penggambaran tentang pengalaman kolektif di masa lampau. KesimpulanSejarah merupakan rangkaian peristiwa masa lampau yang menyangkut kehidupan manusia setelah mengenal tulisan, sedangkan Ilmu Sejarah adalah ilmu yang mempelajari tentang seluk beluk manusia pada masa lampau setelah mengenal tulisan.Ciri utama sejarah :a.       Pristiwa tersebut hanya terjadi 1 kali (unik). Artinya peristawa tersebut tidak akan terulang dan hanya terjadi pada zaman, tempat, atau orang yang sama.b.      Peristiwa tersebut penting dan besar pengaruhnya.c.       Peristiwa tersebut abadi. Artinya peristiwa tersebut tidak berubah-ubah dan tetap dikenang sepanjang masa. 2. Sejarah Sebagai Peristiwa, Kisah, Ilmu dan Senia)     Sejarah sebagai peristiwa berarti bahwa kejadian itu pernah ada dan benar-benar terjadi serta bisa dibuktikan secara ilmiah.b)    Sejarah sebagai Kisah, selain peristiwa itu ada, juga bisa dikisahkan atau bisa diceritakan kembali.c)     Sejarah sebagai ilmu bahwa sejarah menggunakan metode analitis yaitu hasilnya harus dapat diverifikasi dan dapat disetujui atau ditolak oleh para ahli. Sejarah sebagai ilmu juga memiliki ciri-ciri sebagai berikut :a.      Empiris, yang artinya pengalamanb.      Memiliki objek, yang artinya sejarah harus memiliki tujuan dan objek materiil atau sasaran yang jelas.c.       Memiliki Teori, artinya sejarah juga sama seperti ilmu-ilmu lain yang mempunyai teori yang berisi kumpulan kaidah-kaidah pokok suatu ilmu.d.      Memiliki Metode, merupakan suatu system untuk menggarap sumber atau data sejarah, mulai dari penelitian sampai penulisan.d)    Sejarah sebagai seni mengandung arti bahwa dalam penyajian dari hasil penyelidikan itu disusun dalam suatu rangka tertentu sehingga dapat menarik perhatian orang dan dapat mempengaruhi sikap jiwanya.Ciri-ciri sejarah sebagai seni :a.       Intuisi, yaitu pemahaman langsung dan insting selama masa penelitian langsung.b.      Imajinasi, yaitu dengan imajinasi sejarawan akan bisa membayangkan apa yang sebenarnya terjadi atau apa yang sedang terjadi.c.       Emosi, sejarawan dituntut menumbuhkan rasa emosionalnya untuk menumbuhkan rasa empati dan menyatakan perasaan dengan objeknya.d.      Gaya Bahasa, sejawan juga dituntut menggunakan gaya bahasa yang baik dalam penulisan sejarah. 3. Periodeisasi dan Kronologi Dalam Sejaraha) Periodeisasi SejarahSejarah merupakan sebuah proses perjalanan waktu yang sangat luas dan panjang areanya . dalam rentang waktu itulah sejarah melewati ratusan bahkan ribuan tahun dengan melibatkan perubahan dalam kehidupan manusia yang sangat banyak . mengkaji semua peristiwa sejarah yang luas dan panjang secara rinci sangatlah susah, untuk itulah maka digunakan pemisahan yang biasanya didasarkan pada momentum tertentu.Suatu momentum yang dapat memberikan petunjuk adanya karakteristik dari suatu kurun waktu yang satu berbeda dengan kurun waktu lainnya . hal itulah yang dinamakan dengan periodisasi sejarah. Contoh periodisasi sejarah dalam masyarakat tradisional biasanya di dasarkan pada kurun waktu kekuasaan rajaSecara umum periodisasi sejarah Indonesia dikelompokan menjadi beberapa jaman yitu :-prasejarah (jaman batau dan jaman logam )-masuk dan berkembangnya pengaruh budaya India-masuk berkembangnya islam-jaman colonial-jaman pendudukan jepang-revolusi kemerdekaan-masa orde lama-masa orde baru-masa reformasiTujuan di buatnya periodisasi bukan berarti memutuskan peristiwa yang satu dengan yang lainnya , karena dalam sejarah aspek kesinambungan dan kontinuitas merupakan suatu hal yang pokokb) kronologi sejarahKarena kompleksnya peristiwa-peristiwa yang terjadi dalam kehidupan manusia pada setiap kurun waktu , maka peristiwa –peristiawa tersebut terlebih dahulu harus dikelompokan berdasarkan bentuk atau jenis tertentu (periodisasi) . setelah itu barulah disusun secara kronologis (berdasarkan urutan waktu kejadian ).Tujuan dibuatnya kronologi dalam sejarah adalah agar penyusunan berbagai peristiwa sejarah dalam periodisasi tertentu tidak tumpang tindih atau rancu dengan metode lainnya . kronologi sejarah berarti sesuai dengan urutan waktu kejadian dari peristiwa sejarah tersebut , sehingga tidak berlangsung secara loncat-loncat.  4. Kegunaan Sejarah Dalam Kehidupan MasyarakatSecara sederhana, Louis Gotschalk membagi kegunaan sejarah dalam 4 bagian yaitu:1.   Rekreatif, artinya dengan membaca atau mempelajari sejarah, kita seolah-olah dibawa berpetualang menembus dimensi ruang dan waktu. Tanpa beranjak dari tempat, kita dibawa oleh sejarah untuk menyaksikan peristiwa-peristiwa yang jauh dari kita yang mungkin saja kita tidak tahu tempatnya atau kita tidak pernah ikut menyaksikan kejadian tersebut.2.   Inspiratif, dalam hal ini suatu karya sejarah dapat memberikan inspirasi kepada para pembacanya atau yang mempelajarinya.3.   Instruktif, bermaksud memberikan pelajaran mengenai suatu keterampilan atau pengetahuan (pengajaran) tertentu misalnya pengetahuan tentang taktik perang.4.   Edukatif, berguna untuk mendapatkan kearifan dari masa lampau untuk melangkah ke masa depan. Contoh adanya slogan “jangan sekali-kali melupakan sejarah”. Menurut Travelyan belajar sejarah mempunyai 3 kegunaan antara lain:a. Ilmiah yaitu berupa pengumpulan fakta dan penyaringan bukti.b. Imajinatif yaitu menyeleksi dan mengkategorikan fakta yang telah dikumpulkan dan mengambil satu kesimpulanc. Sastra yaitu penyajian hasil ilmu dan daya angan dalam bentuk yang menarik.